[28.15] Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketikapenduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalamkota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yangseorang dari golongannya (Bani Israel) dan seorang(lagi) dari musuhnya (kaum Firaun). Maka orang yangdari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untukmengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musameninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata:"Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitanitu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata(permusuhannya).
[28.19] Maka tatkala Musa hendak memegang dengankeras orang yang menjadi musuh keduanya, musuhnyaberkata: "Hai Musa, apakah kamu bermaksud hendakmembunuhku, sebagaimana kamu kemarin telah membunuhseorang manusia? Kamu tidak bermaksud melainkanhendak menjadi orang yang berbuat sewenang-wenang dinegeri (ini), dan tiadalah kamu hendak menjadi salahseorang dari orang-orang yang mengadakan perdamaian".
[28.23] Dan tatkala ia sampai di sumber air negeriMad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yangsedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai dibelakang orang banyak itu, dua orang wanita yangsedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: "Apakahmaksudmu (dengan berbuat begitu)?" Kedua wanita itumenjawab: "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami),sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan(ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yangtelah lanjut umurnya".
[28.25] Kemudian datanglah kepada Musa salah seorangdari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan, iaberkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar iamemberi balasan terhadap (kebaikan) mu memberi minum(ternak) kami". Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya(Syuaib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenaidirinya). Syuaib berkata: "Janganlah kamu takut. Kamutelah selamat dari orang-orang yang lalim itu".
[28.27] Berkatalah dia (Syuaib): "Sesungguhnya akubermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang darikedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerjadenganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluhtahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu,maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu insyaAllah akan mendapatiku termasuk orang-orang yangbaik".
[28.29] Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktuyang ditentukan dan dia berangkat dengan keluarganya,dilihatnyalah api di lereng gunung ia berkata kepadakeluarganya: "Tunggulah (di sini), sesungguhnya akumelihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa suatuberita kepadamu dari (tempat) api itu atau (membawa)sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan".
[28.31] dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala(tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnyabergerak-gerak seolah-olah dia seekor ular yanggesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh.(Kemudian Musa diseru): "Hai Musa, datanglahkepada-Ku dan janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamutermasuk orang-orang yang aman.
[28.32] Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu,niscaya ia ke luar putih tidak bercacat bukan karenapenyakit, dan dekapkanlah kedua tanganmu (ke dada) mubila ketakutan, maka yang demikian itu adalah duamukjizat dari Tuhanmu (yang akan kamu hadapkan kepadaFiraun dan pembesar-pembesarnya). Sesungguhnya merekaadalah orang-orang yang fasik".
[28.38] Dan berkata Firaun: "Hai pembesar kaumku,aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Makabakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudianbuatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya akudapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya akubenar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orangpendusta".
[28.48] Maka tatkala datang kepada mereka kebenarandari sisi Kami, mereka berkata: "Mengapakah tidakdiberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telahdiberikan kepada Musa dahulu?". Dan bukankah merekaitu telah ingkar (juga) kepada apa yang diberikankepada Musa dahulu?; mereka dahulu telah berkata:"Musa dan Harun adalah dua ahli sihir yang bantumembantu". Dan mereka (juga) berkata: "SesungguhnyaKami tidak mempercayai masing-masing mereka itu'.
[28.50] Maka jika mereka tidak menjawab(tantanganmu), ketahuilah bahwa sesungguhnya merekahanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dansiapakah yang lebih sesat daripada orang yangmengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapatpetunjuk dari Allah sedikit pun. Sesungguhnya Allahtidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.
[28.57] Dan mereka berkata: "Jika kami mengikutipetunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir darinegeri kami". Dan apakah Kami tidak meneguhkankedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yangaman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan darisegala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki(bagimu) dari sisi Kami?. Tetapi kebanyakan merekatidak mengetahui.
[28.76] Sesungguhnya Karun adalah termasuk kaumMusa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, danKami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaanharta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul olehsejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketikakaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalubangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orangyang terlalu membanggakan diri".
[28.77] Dan carilah pada apa yang telahdianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeriakhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari(kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepadaorang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baikkepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di(muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukaiorang-orang yang berbuat kerusakan.
[28.78] Karun berkata: "Sesungguhnya aku hanyadiberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku". Danapakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguhtelah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebihkuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkanharta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orangyang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.
[28.82] Dan jadilah orang-orang yang kemarinmencita-citakan kedudukan Karun itu. berkata:"Aduhai. benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapayang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya danmenyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkankarunia-Nya atas kita benar-benar Dia telahmembenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidakberuntung orang-orang yang mengingkari (nikmatAllah)".
[28.84] Barang siapa yang datang dengan (membawa)kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baikdaripada kebaikannya itu; dan barang siapa yangdatang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklahdiberi pembalasan kepada orang-orang yang telahmengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang)dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.